1. APA ITU PENDIDIKAN ISLAM
Pendidikan islam merupakan suatu upaya yang terstruktur untuk membentuk manusia yang berkarakter sesuai dengan konsekuensinya sebagai seorang muslim. Dalam perjalanannya ada tiga jalan yang harus ditempuh untuk mengupayakan hal tersebut, yaitu:
Islam telah mewajibkan semua umatnya untuk menuntut ilmu. Segala macam ilmu yang bermanfaat bagi dirinya dan juga semua umat. Begitu juga dengan Iptek. Hal ini juga penting untuk dipelajari karena dengan cara ini umat islam dapat memperoleh kemajuan material untuk menjalankan fungsinya sebagai khalifah Allah di muka bumi.
Islam menetapkan penguasaan sains sebagai fardlu kifayah, yaitu ilmu-ilmu yang sangat diperlukan umat, seperti kedokteran, kimi, fisika, industri penerbangan, biologi, teknik, dll.
Penguasaan ilmu-ilmu teknik dan praktis serta latihan-latihan keterampilan dan keahlian juga merupakan tujuan pendidikan islam, yang harus dimiliki umat Islam dalam rangka melaksanakan tugasnya sebagai khalifah Allah SWT.
Sebagaimana penguasaan IPTEK, rekayasa industri, penerbangan, pertukangan, dan lainnya juga sangat diperlukan oleh umat manusia. Hal itu termasuk wajib hukumnya.
Lembaga pendidikan semestinya dapat menghasilkan calon-calon penerus yang tinggi secara sumber daya manusianya. Oleh karena itu system pendidikan yang ada harus memadukan seluruh unsure pembentuk pendidikan yang unggul.
Dalam hal ini, ada tiga hal penting yang harus kita perhatikan dengan baik, yaitu :
· Kerjasama yang terpadu antara sekolah, masyarakat, dan keluarga.
· Kurikulum yang terstruktur dan terprogram mulai dari tingkat TK hingga Perguruan Tinggi.
· Orientasi pendidikan ditujukan pada kepribadian islam dan penguasaan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat.
a. Perkembangan pendidikan Islam
Mengingat bahwa rasul-rasul berfungsi menyampaikan ajaran-ajaran islam. Maka berarti rasul-rasul tersebut adalah pelaksana pendidikan islam yang pertama. Karena manusia pertama yang melaksanakan pendidikan pada generasinya yang berikutnya sekaligus Rasul Allah yang pertama adalah Nabi Adam, maka berarrti pendidikan islam dimulai sejak Adam mengajarkan kepada anaknya. Ciri yang membedakan antara pendidikan Islam dan yang bukan pendidikan Islam adalah pada penggunaan ajaran Islam sebagai pedoman dalam proses pewarisan budaya tersebut.
Namun secara khusus pendidikan Islam dimulai Nabi Muhammad SAW berdakwah sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an dan terjabar dlm As-sunnah, “dan bermula sejak Nabi Muhammad SAW menyampaikan(membudayakan) ajaran tersebut kepada(kedalam budaya) umatnya.
Pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam dibagi menjadi lima periode yaitu:
v Periode pembinaan pendidikan islam, berlangsung pada zaman Nabi Muhammad SAW yaitu sejak nabi Muhammad menerima wahyu dan menerima pengangkatannya sebagai rasul,sampai dengan lengkap dan sempurnanya ajaran islam menjadi warisan budaya umat islam sepeninggal Nabi Muhammad SAW
v Periode pertumbuhan pendidikan islam, berlangsung sejak Nabi wafat sampai masa Bani Umayyah yang diwarnai dengan berkembangnya ilmu naqliah.
v Periode kejayaan(puncak perkembangan)pendidikan islam yang berlangsung sejak permulaan daulah abbasiyah sampai dengan jatuhnya Baghdad, yang diwarnai oleh berkembangnya ilmu akliah dan timbulnya madrasah-madrasah serta memuncaknya perkembangan kebudayaan islam.
v Periode kemunduran pendidikan islam, yaitu sejak jatuhnya Baghdad sampai jatuhnya Mesir ketangan Napoleon, yang ditandai dengan runtuhnya sendi-sendi kebudayaan Islam dan berpindahnya pusat–pusat pengembangan kebudayaan kedunia Barat.
v Periode pembaharuan pendidikan Islam, berlangsung sejak pendudukan Mesir oleh Napoleon sampai masa kini yang ditandai gejala-gejala kebangkitan umat dan kebudayaan Islam.
b. Lembaga-lembaga pendidikan Islam
Ø Kuttab(maktub) sebagai lembaga pendidikan dasar, berasal dari kata kataba yang berarti menulis atau tempat menulis. Sebelum datangnya islam telah ada maktab ini, tapi belum terkenal.
Ø Pendidikan rendah istana, ini berdasarkan pemikiran bahwa pendidikan itu bersifat menyiapkan anak didik agar mampu melaksanakan tugas-tugasnya kelak setelah dewasa. Di istana orang tua murid adalah yang membuat rencana pelajaran tersebut selaras dengan anaknya dan tujuan yang dikehendaki oleh orang tuanya, berbeda dengan di kuttab.
Ø Took-toko kitab
Ø Rumah-rumah para ulama
Ø Majlis atau salon kesusastraan(majlis khusus ynag diadakan oleh khalifah untuk membahas berbagai macam ilmu pengetahuan).
Ø Badi’ah (padang pasir, dusun tempat tinggal badwi) tempat tinggal orang-orang arab yang masih mempertahankan keaslian dan kemurnian bahasa arab.
Ø Rumah sakit, disini tidak hanya berfungsi sebagai tempat merawat dan mengobati orang sakit, tetapi juga mendidik tenaga-tenaga yang berhubungan dengan perawatan dan pengobatan, mengadakan penelitian dan percobaan dalam bidang kedokteran dan obat-obatan.
Ø Perpustakaan.
Ø Mesjid, sejak zaman nabi Muhammad SAW masjid telah menjadi pusat kegiatan dan informasi berbagai masalah kehidupan kaum muslimin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar